Minggu, 22 Oktober 2017

5 Aplikasi Software Editing Video Terbaik Tahun 2017

5 Aplikasi Software Editing Video Terbaik 2017


          Apakah Kamu sedang mencari software editing video terbaik ? Bingung mau pakai yang mana? Kamu dapat mempertimbangkan beberapa aplikasi pengolah video dibawah ini, mulai dari tingkat pemula, menengah, hingga lanjut.
           Di jaman yang modern saat ini, salah satu media yang banyak digunakan untuk memasarkan suatu produk, event bahkan hiburan sudah menggunakan gambar visual yang hidup yakni video. Dengan adanya media ini, audience akan lebih suka menyimak karena lebih interaktif dan tidak kaku.
       Seperti pada media hiburan, khususnya di bidang layar lebar, aplikasi pengolah video sangat diperlukan untuk menunjang segala aspek yang dibutuhkan seperti memotong klip, menambah animasi, color grading dan lain sebagainya.
       Selain itu, aplikasi pengolah video semakin banyak diburu terutama pada jaman millennial ini. Kita bisa lihat, beberapa anak muda yang “Ketagihan” membuat konten untuk di unggah ke YouTube atau hanya sekedar membuat film pendek untuk ajang unjuk gigi. Semua itu membutuhkan software yang sesuai dengan kebutuhan. Maka dari itu, berikut Selular rangkum 5 aplikasi edit video terbaik dan mudah digunakan.



1.  Adobe Premiere Pro CC















Salah satu aplikasi besutan raksasa Adobe ini sudah banyak dikenal oleh para editor film maupun orang awam. Selain aplikasi ini mudah digunakan, Adobe Premiere juga memiliki antarmuka yang ramah dan mudah dipahami dalam waktu singkat.
Untuk dapat menjalankan aplikasi ini dengan lancar, spesifikasi komputer atau laptop Anda harus diperhatikan. Adobe Premiere Pro membutuhkan setidaknya 8 GB RAM, serta harus didukung dengan eksternal kartu grafis. Selain itu, minimal prosesor yang dimiliki setidaknya Core i3 atau sejenisnya.

Aplikasi ini berbentuk layanan, dimana pengguna harus membayar setiap tahunnya agar mendapatkan lisensi serta pembaruan. Untuk biaya pertahunnya, Adobe mematok aplikasi ini seharga Rp 3,2 jutaan. Adobe Premiere Pro tersedia untuk platform Windows dan Mac OS.

2.  Sony Vegas Pro







Sony Vegas adalah aplikasi pengolah video yang dikembangkan oleh Magix Software GmbH diatas naungan Sony Foundry. Aplikasi ini juga sering digunakan oleh editor kelas professional, karena Vegas Pro memiliki fitur serta kemampuan yang lumayan mumpuni.
Sama seperti Premiere Pro, aplikasi ini juga membutuhkan spesifikasi PC atau laptop yang lumayan tinggi. Karena jika dijalankan di spek yang “pas-pasan” Sony Vegas Pro maupun Adobe Premiere Pro akan mengalami lag. Hal ini tentunya akan mengganggu produktivitas dalam bekerja dan akan membuang banyak waktu.
Sony membanderol Vegas Pro 14 seharga $599 atau setara Rp 7,7 jutaan untuk mendapatkan lisensi penuh atas software tersebut.

3.  Final Cut Pro X


















Aplikasi yang hanya tersedia untuk pengguna Mac OS ini rupanya menjadi aplikasi pengolah video popular dan banyak digunakan oleh para professional. Film layar lebar yang dikabarkan diedit menggunakan Final Cut Pro adalah X-Men Origins: Wolverine (2009).
Berbeda dengan yang lain, proses kerja Final Cut Pro atau yang sering disebut denga FCP ini menawarkan kemudahan dan kestabilan perangkat. Jika kita memasukan beberapa klip ke timeline, maka FCP akan segera me-render klip tersebut tanpa harus memberhentikan proses kerja lain.
Jika di aplikasi lain, ketika kita ingin me-render beberapa klip, maka proses kerja lain seperti pengelolaan klip, audio atau color grading otomatis tidak bisa dijalankan bersamaan. Fitur ini tentunya memudahkan serta menghemat waktu kerja editor film.


Apple membandrol aplikasi ini seharga $199 atau setara Rp 2,5 jutaan dalam bundle yang diberi nama Pro Apps Bundle for Education. Paketan ini berisi Final Cut Pro X, Logic Pro X, Motion 5, Compressor 4, dan MainStage 3.

4.  Pinnacle Studio 20



Pinnacle Studio adalah aplikasi pengolah video yang dibuat oleh suatu perusahaan yang bermarkas di California yakni Pinnacle System. Aplikasi ini juga cocok bagi pemula yang sedang belajar untuk mengelola video.
Fitur terbaru yang ditawarkan oleh Pinnacle Studio 20 diantaranya adalah split screen video, mengolah video dengan resolusi 360 derajat, stop motion animation bahkan sudah mendukung video beresolusi 4K.
Sistem minimum yang disarankan untuk menjalankan aplikasi ini adalah PC dengan Windows (7, 8.1, 10), Intel Core i3 atau AMD A4, kartu grafis eksternal NVIDIA GeForce 200 atu ATI 4xxx serta dukungan RAM 8 GB. Aplikasi ini dibanderol seharga $99 atau setara Rp 1,2 jutaan.

5. DaVinci Resolve









Aplikasi ini kurang terkenal bagi orang awam maupun pemula yang baru terjun dibidang editing video, bisa dikatakan aplikasi ini “underrated”. Meskipun underrated, aplikasi ini lumayan mumpuni untuk dijadikan aplikasi edit video Anda.
Sejatinya, DaVinci Resolve lebih ditujukan untuk memoles footage agar lebih ciamik (color grading). Awalnya aplikasi ini dirancang untuk keperluan pewarna elit di Hollywood, namun sekarang telah banyak digunakan di acara TV maupun film layar lebar. BlackMagic Desaigns mengklaim bahwa fitur yang ada pada aplikasi ini tidak akan didapat oleh aplikasi pengolah video lainnya
Sama seperti produk diatas, agar dapat menjalankan aplikasi ini secara normal tanpa lag, Anda harus memiliki spesifikasi PC atau laptop yang mumpuni. Karena aplikasi ini sangat banyak mengkonsumsi penggunaan RAM dan proses prosesor.
DaVinci Resolve tersedia secara gratis untuk versi publiknya yakni, DaVinci Resolve 14 Public Beta dan DaVinci Resolve 12.5. Untuk versi berbayar, aplikasi ini dibanderol seharga $299 atau setara Rp 3,8 jutaan dengan versi 12.5.
Salah satu diantara produk diatas, yang sering digunakan oleh professional editor ialah Adobe Premiere Pro dan Final Cut Pro X. Untuk Anda yang mungkin masih bingung, silahkan coba beberapa aplikasi diatas dan sesuaikan dengan kebutuhan Anda. Setidaknya, Pinnacale Studio atau Sony Vegas sudah dapat menunjang pekerjaan Anda jika hanya untuk memotong beberapa bagian klip lalu menyatukannya kembali.

Senin, 21 Agustus 2017

Cara Mengubah Efek Suara Lagu Seperti "Alvin And The Chipmunk" Menggunakan AudaCity

Cara Mengubah Efek Suara Lagu Seperti
 "Alvin And The Chipmunk" Menggunakan 
AudaCity






Siapa sih yg tidak kenal " Alvin And The Chipmunk " yang memiliki sifat yang menggemaskan dan juga dikenal dengan suaranya yg Unik ini.

Sulit dijelaskan melalui kata-kata tapi pasti Teman - teman sudah pernah mendengar Suara semacam ini. Terkesan seperti suara anak kecil tapi lebih melengking.

Memang tidak semua orang dianugrahi pita suara yang mampu mengeluarkan suara seperti halnya dubber Alvin. Namun dengan bantuan program pengeditan, itu bisa dilakukan!

Nah , dalam Tutorial Simple kali ini saya akan memberitahukan kepada kalian Semua bagaimana mengubah Efek Suara Lagu Seperti " Alvin And The Chipmunk " , kali ini saya menggunakan software Audacity sebagai basis pengeditannya. Program ini gratis dan terkenal akan kemampuannya yang lengkap.


Bagaimana cara mengeditnya? Apakah sulit?
Tentu saja tidak!

Hanya butuh beberapa menit saja :D

Oh iya bagi yang belum memilki Software AudaCity nya bisa klik aja disini >> DOWNLOAD


1. Jalankan Audacity.

2.  Klik File => Open / Buka atau tekan CTRL + O untuk membuka lagu yang mau diedit


3. Pilih lagunya lalu klik Open




4. Setelah terbuka, klik Effect => Change Pitch / Mengubah Pitch... untuk mengubah nada suaranya 



5. Untuk langkah ini, sobat silahkan atur sendiri nilai Percent Change karena setiap lagu berbeda-beda. Untuk memperoleh suara seperti Alvin biasanya diatas 65.000. Selanjutnya klik OK







6. Sebelum lagu diekspor, Teman - Teman bisa mengetes terlebih dahulu apakah suaranya sudah sesuai atau belum


7. Untuk mengekspor, klik File => Export atau bisa juga menekan CTRL + Shift + E  



8. Beri nama file, bila perlu pilih formatnya, lalu klik Save 




9. Ini hanyalah mengisi deskripsi lagu, sifatnya opsional. Klik OK untuk melanjutkan




10. Tunggu prosesnya hingga selesai barulah sobat bisa menikmati lagu dengan efek " Alvin and the Chipmunks "





Mudah bukan? Software Audacity bisa tetap Teman - Teman simpan jika kembali dibutuhkan sewaktu-waktu. Dan bukan tidak mungkin saya akan memberikan tutorial menarik lainnya dengan memanfaatkan software gratis ini.












Selasa, 15 Agustus 2017

Cara Menghilangkan Suara Vokal Lagu Dengan Adobe Audition CC 2017

Cara Menghilangkan Suara Vokal / Membuat Karaoke Lagu Dengan Adobe Audition CC 2017


         Posted By : Aldy Ramadhan

Adobe Audition merupakan suatu aplikasi yang dirancang khusus untuk mempermudah kita dalam memproses data berupa lagu maupun dalam perekaman. Dimana salah satu kehandalan dari aplikasi ini adalah, dapat digunakan sebagai alat untuk menghilangkan vokal penyanyi pada lagu karaoke (sehingga hanya meninggalkan instrument musiknya saja).

Ya, seperti judulnya kali ini saya akan memeberikan tutorial cara menghilangkan vokal pada lagu. Anda dapat mengikuti langkah berikut:



1.  Buka aplikasi Adobe Audition, akan terlihat seperti gambar berikut :





2. Klik menu File, lalu pilih Open







3. Pilih lagu yang akan anda hilangkan suara vokalnya, klik Open, Tunggu beberapa detik sampai proses pemasukan selesai. 



4. Setelah itu klik pada cenel bagian kiri pada menu Effect Rack-Stereo Imagery-Center Channel Extractor. Jika ada peringatan klik Ok saja.








5. Pada bagian Presets, pilih Vocal Remove. Lalu tutup saja Center Channelnya
























6. Kemudian klik Apply untuk menerapkan efek yang telah diberikan.





7. Tunggu sampai proses selesai. Kemudian klik tab menu File-Export-File atau cara cepatnya dengan menekan Ctrl+Shift+E.




8. Anda juga dapat mengatur lokasi anda menyimpan, format lagu, tipe lagu sesuai yang anda inginkan. Saya sarankan agar diatur normal saja hehe.






9. Kemudian klik Ok.





10. Setelah semua langkah tadi selesai, lalu klik tab menu File-Close atau dengan menekan tombol Ctrl+W.





11. Satu lagi. Jika ada peringatan klik No






Demikian turorial yang saya posting kali ini semoga Tutorial Adobe Audition CC 2017 inibermanfaat bagi kalian semua . Terima Kasih

Perbedaan “Trailer, Teaser, Clip, Featurette, Dan Tv Spot

Perbedaan “ Trailer , Teaser , Clip , Featurette , Dan Tv Spot Bagi ente yang sering membuka situs video online seperti YouTube, i...